Dua Manusia Asing - Puisi

Hai..

Perkenalkan, ini aku salah seorang perempuan yang dulu pernah menempati salah satu ruang kosong dalam tubuhmu.

Ruang itu bernama hati.

Dulu aku dan kamu tak saling mengenal.

Kita hanyalah dua orang asing yang kini pun juga kembali asing. 

Aku hanya ingin sedikit berpesan kepadamu, tenang saja ini tidak akan lama.


Pertama-tama, aku ingin mengucapkan terima kasih padamu sebab telah dengan rela menerimaku yang jauh dari sempurna ini, dulu. 

Kamu pernah berhasil membuatku jatuh hati berkali-kali.

Kepada engkau yang kini dipilih olehnya, beruntungnya kamu, karena mendapatkan kembali ruang kosong itu.


Dia adalah laki-laki yang sedikit banyak bicara, tidak suka terbuka tentang semua yang ada di kepala, dan juga dia suka meminum secangkir kopi dengan satu, dua, batang rokok mengiringinya.

Tolong ingatkan dia, untuk tidur malam dengan cukup, sebab dia sangat menyukai game online hingga lupa untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah.


Dia memang tidak banyak bicara, sesekali orang-orang menganggapnya angkuh, tetapi itu semua tidaklah benar. 

Dia punya caranya sendiri perihal menunjukkan kepedulian. 

Dia baik, disaat dia telah memilihmu, percayalah, dia hanya akan fokus padamu, tidak lagi dengan yang lain.

Namun apalah, terkadang manusia juga cepat berubah. Tidak apa-apa, aku yakin dia setia.



Banyak mata mengaguminya, dia akan tetap memilihmu, sebab engkau pilihannya sekarang.

Sudahlah, hanya itu yang ingin aku sampaikan.

Aku tidak pandai menggambarkan bagaimana dia.

Sebab, pasti dia yang dahulu berbeda dengannya yang sekarang.

Berbahagialah, aku yakin engkau yang kembali di pilihnya adalah sumber bahagianya hari ini dan selamanya.


Jaga dia sebagaimana dia menjaga dirimu, senyum tipisnya adalah hal terakhir yang ingin aku lihat nanti, meskipun sebenarnya tak sepenuhnya ingin.

Aku mempercayakan rasanya padamu, karena engkau pasti yang terbaik dalam hal menjaga hatinya ketimbang aku.

Maaf jikalau tulisan ini semakin membumi hanguskan perasaanmu, tapi tenang saja, aku tidak akan lagi hadir ditengah-tengah hutan belantara yang sudah hangus terbakar itu.

Komentar

Postingan Populer